Peluang dan Ide Bisnis (4)

16. Usaha Katering

Tipe: Bisnis: Reguler/Rumahan
Jenis Bisnis: Offline/Online
Modal: Kecil – Menengah

Terutama bagi Anda yang tinggal di kota besar, menjajal bisnis katering masih menjadi peluang usaha yang menjanjikan di tahun 2020. Sebab, bisnis Anda akan menjadi solusi bagi para pekerja kantoran yang menginginkan menu makan siang yang lezat dan mudah didapat.

Tak hanya itu, variasi bisnis katering ini sendiri masih bisa dikembangkan lagi. Contohnya adalah katering khusus menu makanan sehat seperti yang dijalankanGorry Gourmet danMy Meal

Anda cukup berkreasi dengan menu dan pilihan bisnis Anda sendiri. 

Untuk bisnis katering, Anda bisa saja memulainya dengan modal minim. Inilah yang ditunjukkan oleh Riezka Sari ketika membangun HalalFood dengan Rp3 juta saja. Namun, kegigihannya dalam berbisnis mengantarkannya pada pencapaian omzet hingga ratusan juta rupiah tiap bulannya. 

17. Berjualan Tema Blog

Tipe: Bisnis: Rumahan
Jenis Bisnis: Online
Modal: Kecil – Menengah

Banyak pemilik blog yang sering mengganti tema agar blog lebih menarik. Namun, perlu tetap memperhatikan faktor fungsi dan bahkan optimasi SEO. 

Nah, jika Anda jago membuat tema blog seperti Mas Sugeng, berjualan tema blog masih memberikan peluang usaha yang menjanjikan. Tentu Anda harus memahami kriteria tema blog yang baik seperti mobile-friendly, SEO optimized, loading cepat dan desainnya menarik. 

Tidak terbatas pada tema Blogger saja, Anda juga bisa membuat berbagai tema blog untuk WordPress karena pengguna platform ini sangat banyak. Anda bisa melihat contoh yang dilakukan oleh ID Theme atau situs luar negeri seperti Themeforest.

Yang paling penting, memulai bisnis ini tidak membutuhkan modal dan bisa dilakukan dari rumah. Ingin dilakukan secara paruh waktu atau full time? Semua tergantung pilihan Anda. 

18. Rias Pengantin

Tipe: Bisnis: Reguler/Rumahan
Jenis Bisnis: Offline/Online
Modal: Kecil – Menengah

Jika Anda memiliki keahlian di bidang makeup, menjadi perias pengantin layak Anda coba. 

Untuk memulai bisnis ini Anda membutuhkan modal di kisaran 10-20 juta rupiah bergantung besar kecilnya bisnis yang akan Anda bangun. Sebagian modal tersebut akan digunakan untuk pembelian alat makeup, busana pendukung, dan biaya promosi awal.

Peluang bisnisnya cukup besar karena beberapa pebisnis mengaku bisa balik modal (Break Even Point) dalam waktu 3-4 bulan saja. Contohnya adalah Tari Hartono. Perias pengantin ini sukses mendapatkan penghasilan hingga Rp15 juta tiap bulannya.

Perias pengantin yang lama berkecimpung di rias manten tradisional, Yuyuk Endi, mengatakan omzet bisnis rias pengantin berkisar antara 50-70% dari total modal yang dikeluarkan. Tentu Anda pun bisa memperoleh hasil seperti yang dicapai oleh Tari atau bahkan lebih besar. 

Jika ingin membangun bisnis ini, Anda bisa mulai menghitung kebutuhan modal yang Anda butuhkan sebelum memulainya. 

19. Bisnis Sewa Kasur

Tipe: Bisnis: Reguler/Rumahan
Jenis Bisnis: Offline/Online
Modal: Kecil – Menengah

Anda pernah mendengar nama Clara Almabella Bamanty? Wanita asal Jogja ini adalah sosok dibalik sukses sewakasur.com.

Ya, Anda tidak salah dengar. Clara membangun bisnis sewa kasur yang tidak banyak dilirik orang. Padahal, omzet yang diterima bisa mencapai Rp.2,1 miliar per tahun. Wow!

Saat itu Clara memulai dengan modal Rp200 ribu untuk membeli kasur busa dan menggunakan sepeda motor untuk mengantarkan barang ke konsumen. Sistem promosi yang dilakukan pun masih konvensional dari mulut ke mulut. 

Namun, dengan pengembangan website yang dikelola dengan baik. Saat ini bisnis tersebut sudah ekspansi hingga ke kota lainnya. Jika Anda tertarik, Anda bisa menjajal bisnis ini karena belum banyak yang terjun di dalamnya. 

20. Jual-Beli Barang Antik

Tipe: Bisnis: Reguler/Rumahan
Jenis Bisnis: Offline/Online
Modal: Menengah

Apakah di zaman modern ini, barang antik masih bisa mendatangkan keuntungan? Jawabannya: sangat bisa!

Masih banyak orang yang antusias untuk membeli barang antik. Jenis barang yang dijual pun sangat beragam. Menariknya, sebagian besar bisnis barang antik ini berawal dari hobi. Jadi, apabila Anda memiliki kegemaran yang sama, peluang usaha ini layak dicoba. 

Tahukah Anda berapa omzet bisnis ini? Sinta Dewi Nugraheni asal Bawen, Jawa Tengah mengaku mendapatkan Rp400 juta/bulan dari penjualan berbagai barang antik.

Kebutuhan modal untuk bisnis ini tidaklah harus besar. Anda bisa memulainya dengan barang yang nilainya tidak terlalu tinggi dulu. Selama barang antik tersebut diinginkan oleh konsumen, bisnisnya akan terus berjalan. Maka, usaha promosi yang baik perlu terus dilakukan. 

Anda bisa memanfaatkan media sosial dan website resmi untuk menampilkan semua koleksi barang antik yang Anda jual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *